Skip to main content

3 Waktu Larangan Mandi


Kebiasaan sewaktu mandi, frekuensi, tempat mandi, dan perlengkapan mandi yang digunakan bergantung pada kebudayaan dan kondisi geografis tempat tinggal. Pendapat orang di berbagai negara tentang kebersihan dan bau badan selalu berbeda-beda dan tidak ada yang benar atau salah.

Kebersihan bisa merupakan prioritas utama bagi orang yang tinggal di suatu negara, tapi kebutuhan pangan dan tempat berteduh bisa lebih penting bagi orang di negara lain. Sebagian orang mandi setiap hari, tapi banyak juga orang yang tidak terlalu sering mandi. Di tempat air merupakan barang langka, air mungkin lebih baik dipakai untuk minum, memasak, atau bertani daripada mandi. Orang yang tinggal di tempat yang mengenal musim dingin sering tidak mengenal mandi dengan air dingin.

Berikut waktu yang dilarang untuk mandi :

1. 30 Menit Setelah Solat Asar (Sekitar Pukul 15.00-15.30)

30 menit setelah solat asar itu adalah waktu dimana darah didalam diri kita ketika itu sedang panas, jika kita mandi ketika itu, akan menyebabkan badan menjadi lelah dan penat untuk melakukan perkerjaan atau beraktivitas.

2. Setelah Maghrib (Sekitar Pukul 18.00-18.30)

Jantung kita setelah maghrib sudah mulai lemah untuk melakukan perkerjaan. Jadi, kajian menunjukkan jika kita mandi pada waktu tersebut paru-paru bisa dimasuki air dan itu akan menyebabkan paru-paru basah.

3. Setelah Isya' sampai pukul12 malam (Sekitar Pukul 18.30-24.00)

Ini saatnya jantung melakukan istirahat, Jika mandi ketika ini akan menyebabkan kerusakan pada jantung akibat kemasukan air.

Lalu pada waktu apakah sebaiknya mandi itu dilakukan?
Sebaiknya mandi setelah 2 jam dari jam 12 malam. antara pukul 2 - 3 pagi, itu akan lebih memberikan energy kepada badan seperti mana baterai yang telah lemah di cas semula. Biasanya sih sebelum sholat shubuh, yah walaupun dingin tapi baik loh untuk kesehatan.

Comments

Popular posts from this blog

How to choose between the Canon 700D or Nikon D5300

Canon EOS   700D   and Nikon   D5300   is a   digital SLR camera   aimed at   novice photographers .   Nevertheless ,   there are   features   on   both cameras are   much the same with   a more   sophisticated   camera   /   semi - pro,   so it   is good enough to   be used   in various   scene conditions .   From the shape   and size ,   at a second glance   something like the   camera .   But   when viewed   more closely ,   overall   more   compact   Nikon   D5300   a few   millimeters   and   about 100   grams lighter .   The new lens   Nikon   18-55mm   VR   II also   shorter   in   the off condition .   This can be achieved   because   the plastic   material   of the   camera   thinner . In   ...

10 Jalur Kereta Api Di Dunia yang Menegangkan dan Menakutkan untuk Dilewati

Bila anda jalan-jalan ke suatu tempat yang menyeramkan dan berbahaya pasti anda akan merasa takut, tetapi bagaimana bila anda jalan-jalan menggunakan kereta api dan melewati jalur yang menegangkan serta menakutkan bagaimana rasanya? 10 Jalur Kereta Api yang Menegangkan dan Menakutkan di Dunia 1. Kuranda Scenic Railway (Australia) Scenic pada namanya yang berarti “pemandangan yang indah” tetapi juga mempunyai jalur yang memusingkan. Terukir di hutan hujan tropis yang lebat sejak akhir 1800-an, mempunyai rangka bawah yang mencengangkan, dan melewati air terjun yang terkadang butiran-butiran air nya muncrat kearah kereta. Jalur kereta ini melintasi Barron Gorge National Park. 2. Argo Gede Train Railway (Indonesia) Selama 3 jam perjalanan dari stasiun Gambir Jakarta menuju Bandung anda akan melewati gunung yang berwarna kehijauan yang sangat indah, melewati lembah sungai yang dalam, dan yang paling mencengangkan anda akan melewati jembatan Cikurutug yang ting...

Indra, Radar Made in Indonesia

Wants to prove that Indonesia is not inferior to other nations, Electronics and Telecommunications Research Center Indonesian Institute of Sciences (LIPI PPET) and a division of PT Solutions 247 Radar and Communications System (RCS) makes maritime radar. Since 2006, PPET LIPI has developed two versions of the radar. Namely radar coastal surveillance and navigation radar ship. In its development, the maritime radar to be named while Indonesian Radar (Indra). To distinguish, ship navigation radar developed by PT Solutions 247-RCS named Indra-1 and a coastal surveillance radar developed by PPET-LIPI named Indra-2. Both of these radar technology frequency-modulated continuous wave (FMCW) so that the power consumption and size is much smaller than the radar radars in the market. Indra-1 managed to detect and measure the distance of a ship that was sailing with accuracy. We are proud of this result. This is proof that we can make the radar is built and functioning properly. Having escape...